Bagaimana Memanfaatkan Kesempatan Agar Hidup Sukses dan penuh Arti ?
Agar usia bermanfaat, pergunakanlah setiap kesempatan yang ada. Inilah Kaidah terbaik yang mampu mengantarkan seseorang pada gerbang kesuksesan dalam hidupnya. Namun kesempatan-kesempatan apakah yang mesti kita perhatikan dan manfaatkan?
Sebenarnya, kesempatan-kesempatan seseorang dalam kehidupan berasal dari usianya. Orang yang menyadari pentingnya kesempatan berharga itu, akan dapat memanfaatkannya. Sementara orang yang tak memahami urgensinya sesuatu yang takkan memberikan perhatian terhadapnya. Dan, oaring yang tak menaruh perhatian akan sesuatu takkan memanfaatkannya.
Seorang penyair berkata,” Nafas usiamu adalah syurga, maka janganlah engkau jual nafasmu dengan api yang menyala-nyala di hari kiamat nanti.”
Kita semestinya memanfaatkan seluruh kekuatan yang kita miliki dalam kehidupan ini untuk memanfaatkan setia detik dari usia kita, agar kita dapat meraih capaian dari segala sesuatu yang ada dalam kehidupan ini.
Imam Ali bi Abi Thalib berkata:” Hari ini adalah (hari untuk) beramal dan tidak ada perhitungan; sedang hari esok (akherat) hanya ada perhitungan dan tak ada amal.
Semestinya kita memahami dua hal ini :
1. Dunia merupakan sarana untuk bercocok tanam yang akan dituai pada hari kiamat kelak. Seluruh sarana dan prasarana yang diperuntukkan bagi umat manusia mestinya digunakan untuk meraih kesempatan di dunia dan akherat.
2. Dunia tidaklah kekal. Karena itu, manusia mesti benar-benar memanfaatkan setiap detik usianya dan tak melakukan sesuatu perbuatan pun yang tidak bermanfaat.
Imam Ali Bin Abi Thalib berkata,” Kesempatan itu berlalu sebagaimana berlalunya awan, maka manfaatkanlah kesempatan-kesempatan yang baik.” Dalam riwayat lain Imam Ali Bin Abi Thalib berkata,”Kesempatan itu sangat cepat menghilang dan sangat lambat untuk kembali lagi.”
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassalam bersabda :” Siapapun yang dibukakan bagi dirinya pintu kebaikan, maka segeralah memanfaatkanya; karena ia tak tahu kapan pintu tersebut akan ditutup.
Kita mesti segera memanfaatkan kesempatan yang ada, lantaran sebagian kesempatan akan membawa pada kesuksesan bagi seseorang namun sangat cepat berlalunya.
Orang-orang yang menyia-nyiakan kesempatan, takkan memeperoleh apapun kecuali penyesalan. Menyia-nyiakan kesempatan adalah sebuah kesedihan.
Dalam kenikmatan masa muda, agar engkau dapat mengetahui nilai kenikmatan ini, perhatikanlah orang yang telah tua renta, yang senantiasa mengeluh lantaran fisiknya melemah dan kekuatannya memudar. Katakanlah dalam lubuk hatimu yang terdalam,”Alhamdulillah rabbil alamiin!
Semestinya orang yang menghargai masa muda memperhatikan kenyataan-kenyataan ini :
1. Masa muda merupakan tahapan usia seseorang yang sama dengan tahapan lainnya, yang cepat menghilang dan berlalu.
2. Masa muda adalah merupakan masa terbaik dalam kehidupan manusia. Masa kana-kanak dan masa remaja hanya merupakan pendahuluan menuju masa muda.
Agar engkau sukses dan hidup mu bahagia, engkau mesti bekerja dan berpikir untuk hari ini. Janganlah engkau merasa khawatir dengan hari yang akan datang dan jangan pula engkau bersedih atas hari yang engkau lewati.
Percaya diri merupakan kunci sukses dalam kehidupan ini. Orang yang percaya terhadap kemampuan dirinya akan mampu melakukan segala sesuatu dalam kehidupannya. Sebaliknya, orang yang tak percaya pada dirinya sendiri takkan mampu dan takkan mengkin melakukan sesuatu.
Bacalah sejarah orang-orang sukses dalam kehidupan mereka. Engkau akan mendapati mereka sangat dan selalu percaya diri. Ini berbanding terbalik dengan orang-orang yang mengalami kegagalan, tingkat pemikiran dan intelektual mereka tak mampu bergerak maju kea rah kepercayaan dan keyakinan terhadap diri mereka sendiri..
Orang-orang mukmi tak dapat dikalahkan oleh rasa putus asa. Apabila masalah dan krisi melanda- bagaimanapun berat dan sulitnya masalah tersebut_berupa tekanan maupun paksaan, mereka akan kebali sedia kala, tanpa sisa atau bekas dalam diri atau kehidupan mereka..
Orang-orang beriman kepada Allah mempunyai derajat-derajat tertentu dan orang-orang yang optimis akan kehidupan ini pun mempunyai derajat-derajat tertentu pula. Semakin besar keimanan seseorang terhadap Allah, maka optimisme yang ia punyai pun semakin besar.
Agar kita dapat memperoleh kepercayaan diri demi meraih kesuksesan, maka kita hrs memperkuat keimanan kita kepada Allah, meningkatkan kepercayaan kita akan rahmat Allah, dan mengangkat derajat harapan kita kepada Allah.
Sudah semestinya kita menjadi seorang mukmin, yang percaya kepada Allah, dan yakin terhadap kekuatan-Nya, serta menerina tanggung jawab yang dibebankan kepada kita dengan jiwa opimistis dan merengkuh kesuksean. Sebaliknya, dengan seluruh kelemahan yang ada pada diri kita, sebaiknya kita meminta pertolongan dengan kekuatan iman ita kepada Allah, keyakian kita tehadap –Nya dan tawakal kita kepada-Nya.
.
Jumat, 21 Agustus 2009
Belajarlah Selalu jika kau gagal
BELAJAR DARI KEGAGALAN
Belajarlah dari kesalahan-kesalahan. Buatlah kegagalan menjadi awal keberhasilan. Semua orang pernah membuat kesalahan, tetapi tidak semua orang belajar dari kesalahan itu. Jika kita memiliki masalah, kita harus siap menanggung akibatnya, dan kita juga harus belajar darinya. Jika kita selalu berpikir negatif tentang kegagalan dan berpikir bahwa bahwa hal itu adalah kesalahan, itu akan membuat kita sulit berkembang. Jika kita berpikir positif tentang kegagalan dan memandangnya sebagai pengalaman, kita mungkin akan bisa berkembang.
Sesungguhnya sukses itu berawal dari kegagalan. Apakah hari ini kita membuat kesalahan yang sama seperti yang kita buat kemarin? Sebagian besar dari kita tidak belajar dari kesalahan yang kita buat. Padahal kesalahan adalah sumber untuk memperbaiki hidup kita. Jika hidup kita ingin cepat maju, lihatlah apa yang kita lakukan kemarin dan tanyalah diri kita dengan tiga pertanyaan berikut :
1. Apa yang kemarin kurang saya kerjakan yang dapat saya kerjakan sekarang.
2. Apa yang kemarin saya kerjakan terlalu banyak yang bisa saya kurangi?
3. Hal baru apa yang dapat saya kerjakan sekarang yang kemarin saya tidak mengerjakannya, tetapi akan bermanfaat bagi saya?
Rahasia kesuksesan adalah terus mencoba. Jangan mengambil penolakan begitu saja. Semua orang mengalami penolakan setiap harinya, tapi tidak semua orang bisa mengatasinya dengan baik. Ada orang yang berhenti setelah mengalami penolakan, ada orang yang berpindah, dan ada yang tetap maju ketika mengahadapi penolakan. Jadikanlah dirimu orang yang tetap maju. Banyak hal dalam hidup kita adalah permainan. Kita harus berusaha sekeras-kerasnya sebelum meraih apa yang kita inginkan. Kita tidak tahu kapan barhasil, satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan berusaha dengan keras sampai kita berhasil. Katakan pada dirimu : “ Saya selangkah lebih maju untuk meraihnya sekarang.”
Satu-satunya hal yang harus kita raih secara personal adalah kemenangan. Juga ingatlah, setiap pintu ke luar juga merupakan pintu masuk untuk tempat-tempat yang lain. Jika kita menemukan rintangan dan sebuah pintu yang tertutup. Sedangkan ada satu yang terbuka, maka itulah yang akan membawa kita ke suatu yang baik. Jangan pintu itu agar tetap terbuka dan sukses akan menjadi milik kita.
Perjuangan dan kesulitan adalah kunci untuk meraih apa yang kita inginkan. Permasalahan akan mengajarkan kepada kita untuk mengembangkan mental dan belajar tentang apa yang dibutuhkan agar bias mengatasi kesulitan. Untuk sementara, kobarkan kemenangan demi perkembangan. Kita butuh untuk selalu berkembang
Belajarlah dari kesalahan-kesalahan. Buatlah kegagalan menjadi awal keberhasilan. Semua orang pernah membuat kesalahan, tetapi tidak semua orang belajar dari kesalahan itu. Jika kita memiliki masalah, kita harus siap menanggung akibatnya, dan kita juga harus belajar darinya. Jika kita selalu berpikir negatif tentang kegagalan dan berpikir bahwa bahwa hal itu adalah kesalahan, itu akan membuat kita sulit berkembang. Jika kita berpikir positif tentang kegagalan dan memandangnya sebagai pengalaman, kita mungkin akan bisa berkembang.
Sesungguhnya sukses itu berawal dari kegagalan. Apakah hari ini kita membuat kesalahan yang sama seperti yang kita buat kemarin? Sebagian besar dari kita tidak belajar dari kesalahan yang kita buat. Padahal kesalahan adalah sumber untuk memperbaiki hidup kita. Jika hidup kita ingin cepat maju, lihatlah apa yang kita lakukan kemarin dan tanyalah diri kita dengan tiga pertanyaan berikut :
1. Apa yang kemarin kurang saya kerjakan yang dapat saya kerjakan sekarang.
2. Apa yang kemarin saya kerjakan terlalu banyak yang bisa saya kurangi?
3. Hal baru apa yang dapat saya kerjakan sekarang yang kemarin saya tidak mengerjakannya, tetapi akan bermanfaat bagi saya?
Rahasia kesuksesan adalah terus mencoba. Jangan mengambil penolakan begitu saja. Semua orang mengalami penolakan setiap harinya, tapi tidak semua orang bisa mengatasinya dengan baik. Ada orang yang berhenti setelah mengalami penolakan, ada orang yang berpindah, dan ada yang tetap maju ketika mengahadapi penolakan. Jadikanlah dirimu orang yang tetap maju. Banyak hal dalam hidup kita adalah permainan. Kita harus berusaha sekeras-kerasnya sebelum meraih apa yang kita inginkan. Kita tidak tahu kapan barhasil, satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan berusaha dengan keras sampai kita berhasil. Katakan pada dirimu : “ Saya selangkah lebih maju untuk meraihnya sekarang.”
Satu-satunya hal yang harus kita raih secara personal adalah kemenangan. Juga ingatlah, setiap pintu ke luar juga merupakan pintu masuk untuk tempat-tempat yang lain. Jika kita menemukan rintangan dan sebuah pintu yang tertutup. Sedangkan ada satu yang terbuka, maka itulah yang akan membawa kita ke suatu yang baik. Jangan pintu itu agar tetap terbuka dan sukses akan menjadi milik kita.
Perjuangan dan kesulitan adalah kunci untuk meraih apa yang kita inginkan. Permasalahan akan mengajarkan kepada kita untuk mengembangkan mental dan belajar tentang apa yang dibutuhkan agar bias mengatasi kesulitan. Untuk sementara, kobarkan kemenangan demi perkembangan. Kita butuh untuk selalu berkembang
Rabu, 19 Agustus 2009
kuitpan islami
Ibnul Qoyyim Rahimahullah mengatakan,“Kebahagiaan Ilmu hanya bisa kamu dapatkan apabila kamu mau mengorbankan waktu luang,benar-benar berusaha mencari, dan disertai dengan niat yang benar.”
Rabu, 12 Agustus 2009
INSPIRASI HIDUP
Do all the good you can. By all the means you can. In all the ways you can. In all the places you can. At all the times you can. To all the people you can. As long as ever you can. (Jhon Wesley)
Lakukan semua yang baik yang sanggup engkau lakukan. Lakukanlah dengan menggunakan semua yang bisa engkau gunakan. Lakukanlah setiap saat yang engkau sanggup melakukan. Lakukanlah terhadap semua orang yang sanggup engkau lakukan. Lakukanlah sepanjang engkau bisa melakukannya.
Everything you do, every step you take, every sentence you write, every word or don’t speaks count. (Michael Angier)
Setiap yang engkau lakukan, setiap langkah yang engkau gerakkan, setiap kalimat yang engkau ucapkan, dan setiap kata yang engkau utarakan atau yang tidak engkau utarakan, semua masuk hitungan.
The obstacles teach us. The problems force us to grow, to live, to appreciate what we have and to know who we are. They are a blessing. When we have no other choice, we can do amazing things. (Ralph Marston)
Kesulitan mengajarkan kita; problem mendorong kita untuk tumbuh maju, melakukan, dan menghargai apa yang sudah kita miliki, dan membuat kita tahu siapa diri kita. Tantangan dan problem adalah anugerah, dan ketika kita tidak memilih makna yang lain (selain anugerah), kita bisa melakukan sesuatu yang menakjubkan…
Nothing can keep you down for long when you’re determined to succeed. Look to the past the frustrations of the moment and you’ll see that they’re just stepping stones on your path to fulfillment. (Ralph Marston)
Tidak ada yang membuat kamu ambruk terlalu lama jika kau telah memutuskan untuk meraih keberhasilan. Lihatlah ke masalalumu yang diwarnai oleh sekian frustasi, niscaya akan kau lihat bahwa semua itu hanyalah batu loncatan menuju jalan ke arah keberhasilan yang kau inginkan.
Expect the best to happen and you will find the good in whatever happens. Cirtumstance will work in your favor when you are focused on finding the positif. Expect the best of others. When they know what you expect of them. The will deliver. Expect the best of yourself you will have the strength to persevere. (Ralph Marstone)
Berharaplah yang terbaik untuk terjadi dan kamu akan mendapatkan yang baik terjadi. Keadaan akan bekerja sesuai yang kamu harapkan jika kamu mengarahkan focus pada hal yang positif. Berharaplah yang terbaik dari orang lain. Jika mereka tahu harapanmu, mereka akan memberikan kebaikannya kepadamu. Berharaplah yang terbaik dari dirimu, dan kamu akan memiliki kemampuan untuk terus melakukannya..
Do all the good you can. By all the means you can. In all the ways you can. In all the places you can. At all the times you can. To all the people you can. As long as ever you can. (Jhon Wesley)
Lakukan semua yang baik yang sanggup engkau lakukan. Lakukanlah dengan menggunakan semua yang bisa engkau gunakan. Lakukanlah setiap saat yang engkau sanggup melakukan. Lakukanlah terhadap semua orang yang sanggup engkau lakukan. Lakukanlah sepanjang engkau bisa melakukannya.
Everything you do, every step you take, every sentence you write, every word or don’t speaks count. (Michael Angier)
Setiap yang engkau lakukan, setiap langkah yang engkau gerakkan, setiap kalimat yang engkau ucapkan, dan setiap kata yang engkau utarakan atau yang tidak engkau utarakan, semua masuk hitungan.
The obstacles teach us. The problems force us to grow, to live, to appreciate what we have and to know who we are. They are a blessing. When we have no other choice, we can do amazing things. (Ralph Marston)
Kesulitan mengajarkan kita; problem mendorong kita untuk tumbuh maju, melakukan, dan menghargai apa yang sudah kita miliki, dan membuat kita tahu siapa diri kita. Tantangan dan problem adalah anugerah, dan ketika kita tidak memilih makna yang lain (selain anugerah), kita bisa melakukan sesuatu yang menakjubkan…
Nothing can keep you down for long when you’re determined to succeed. Look to the past the frustrations of the moment and you’ll see that they’re just stepping stones on your path to fulfillment. (Ralph Marston)
Tidak ada yang membuat kamu ambruk terlalu lama jika kau telah memutuskan untuk meraih keberhasilan. Lihatlah ke masalalumu yang diwarnai oleh sekian frustasi, niscaya akan kau lihat bahwa semua itu hanyalah batu loncatan menuju jalan ke arah keberhasilan yang kau inginkan.
Expect the best to happen and you will find the good in whatever happens. Cirtumstance will work in your favor when you are focused on finding the positif. Expect the best of others. When they know what you expect of them. The will deliver. Expect the best of yourself you will have the strength to persevere. (Ralph Marstone)
Berharaplah yang terbaik untuk terjadi dan kamu akan mendapatkan yang baik terjadi. Keadaan akan bekerja sesuai yang kamu harapkan jika kamu mengarahkan focus pada hal yang positif. Berharaplah yang terbaik dari orang lain. Jika mereka tahu harapanmu, mereka akan memberikan kebaikannya kepadamu. Berharaplah yang terbaik dari dirimu, dan kamu akan memiliki kemampuan untuk terus melakukannya..
MOTIVASI DAN IDE
Success doesn’t come to you…. You go to it. (Marva Collins)
Kesuksesan tidak akan mendatangimu, tetapi kamulah yang harus mendatanginya…
Aim for success, not perfections. Never give up because then you will lose the ability to learn new things. Move forward with your life. (Dr. David M. Burns)
Raihlah kesuksesan bukan meraih kesempurnaan hidup. Jangan pernah putus asa karena hanya mengurangi kemampuanmu mempelajari sesuatu yang baru. Teruskan langkah menuju kehidupan yang kamu inginkan.
As we advance in life we learn the limits our abilities. (James A. Froude)
Seiring kemajuan, kita akan belajar batas kemampuan kita.
Success is getting and achieving what you want. Happiness is wanting and being content with you get. (Benard Meltezer)
Kesuksesan adalah mendapatkan dan meraih apa yang kamu inginkan. Sedangkan kebahagiaan adalah menginginkan dan menikmati apa yang sudah kamu dapatkan..
The road to success is always under constructions. You’ll encounter potholes, detours, dan delays. But you must keep your eye on your goal and keep moving forward. (Ed Temple, Three-time Olympian, Coach Track & Field)
Jalan menuju kesuksesan senantiasa dalam kondisi yang dibangun. Kamu akan menghadapi lubang, ganjalan dan penundaan. Kamu harus tetap menjaga pandanganmu supaya terfokus pada tujuan dan terus melangkah.
You always pass failure on the way to success. (Mickey Rooney)
Kamu akan melewati kegagalan di tengan perjalanan mu menuju kesuksesan.
Follow your dream… take one step at a time and don’t settle for less, just continyu to climb. (Amanda Bradley)
IKutilah mimpimu… dan jangan sekali-kali mundur.. Cukup terus melangkah…
Success doesn’t come to you…. You go to it. (Marva Collins)
Kesuksesan tidak akan mendatangimu, tetapi kamulah yang harus mendatanginya…
Aim for success, not perfections. Never give up because then you will lose the ability to learn new things. Move forward with your life. (Dr. David M. Burns)
Raihlah kesuksesan bukan meraih kesempurnaan hidup. Jangan pernah putus asa karena hanya mengurangi kemampuanmu mempelajari sesuatu yang baru. Teruskan langkah menuju kehidupan yang kamu inginkan.
As we advance in life we learn the limits our abilities. (James A. Froude)
Seiring kemajuan, kita akan belajar batas kemampuan kita.
Success is getting and achieving what you want. Happiness is wanting and being content with you get. (Benard Meltezer)
Kesuksesan adalah mendapatkan dan meraih apa yang kamu inginkan. Sedangkan kebahagiaan adalah menginginkan dan menikmati apa yang sudah kamu dapatkan..
The road to success is always under constructions. You’ll encounter potholes, detours, dan delays. But you must keep your eye on your goal and keep moving forward. (Ed Temple, Three-time Olympian, Coach Track & Field)
Jalan menuju kesuksesan senantiasa dalam kondisi yang dibangun. Kamu akan menghadapi lubang, ganjalan dan penundaan. Kamu harus tetap menjaga pandanganmu supaya terfokus pada tujuan dan terus melangkah.
You always pass failure on the way to success. (Mickey Rooney)
Kamu akan melewati kegagalan di tengan perjalanan mu menuju kesuksesan.
Follow your dream… take one step at a time and don’t settle for less, just continyu to climb. (Amanda Bradley)
IKutilah mimpimu… dan jangan sekali-kali mundur.. Cukup terus melangkah…
SUKSES ATAU GAGAL
Bayang –bayang kegagalan kadang mulai menyelimuti pikiran dan perasaan…
Tak tahu entah darimana asalnya kadang kita tak mengerti
Hal itu tidak saja mengusik jiwa tapi juga membuat hati tidak tenang
Padahal sudah selama ini kita berusaha keras semaksimal mungkin untuk meraih sukses
Tapi mengapai tak satupun kesuksesan yang dapat kita raih… apa yang salah?
Sukses enam kata saja tidak lebih…
Supaya sukses kita harus berjuang gigih..
Tak mengenal putus asa dan tak kenal letih..
Selalu Rajin berlatih agar sukses bisa kita raih…
Gagal hanyalah lima kata..
Kita tak ingin gagal tentunya..
Maka teruslah melangkah dan berusaha
Bangkitlah setiap kali jatuh melanda..
Raihlah impian gapailah cita-cita….
Tak lupa panjatkanlah doa-doa..
Agar kita diberi pertolongan dan dibimbing-Nya..
Untuk dapat meraih keberhasilan yang bermakna
Hidup di dunia dan di akherat dapat bahagia
Kelak dapat masuk syurga bersama teman-teman tercinta
Dan dijauhkan dari panasnya api neraka
Dalam hidup ini berbuatlah kebaikan terhadap sesama
Agar engkau dimudahkan dalam meraih bahagia
Ikhlaskanlah hati berbaktilah kepada kedua orang tua
Karena tanpa ibu dan bapakmu engkau tak mungkin hidup didunia
Merekalah yang membuatmu tumbuh berkembang dari kecil hingga dewasa
Kasih sayangnya abadi sepanjang masa tidakkah engkau mengerti itu semua
Sungguh rugilah nyata bagi manusia yang durhaka pada kedua orang tua..
Semoga kita tidak termasuk didalamnya sebab nerakalah balasan baginya
Sadarilah itu semua nasehat yang sangat berharga untuk saudaraku tercinta
Janganlah engkau mengabaikannya.. niscaya kau akan menyesal nantinya
Janganlah menunda untuk berbuat baik karena esok belum tentu kita masih ada
Janganlah meremehkan dosa-dosa karena itulah yang kan membuatmu binasa
Takutlah engkau atas siksa dan azab-Nya yang datangnya tak terduga-duga
Bersungguh-sungguhlah dalam melakukan amal kebaikan selama hidup didunia
Sebab di dunia yang fana ini kita hidup hanyalah sementara saja dan tidak lama
Akherat suatu saat pasti akan datang sudahkah kita mempersiapkan bekalnya..
Sebaik-baik bekal yang dapat kita bawa adalah amal sholeh, iman dan taqwa.
Semoga kita mau menyadarinya dan selalu berbuat yang terbaik masa depan kita.
Bayang –bayang kegagalan kadang mulai menyelimuti pikiran dan perasaan…
Tak tahu entah darimana asalnya kadang kita tak mengerti
Hal itu tidak saja mengusik jiwa tapi juga membuat hati tidak tenang
Padahal sudah selama ini kita berusaha keras semaksimal mungkin untuk meraih sukses
Tapi mengapai tak satupun kesuksesan yang dapat kita raih… apa yang salah?
Sukses enam kata saja tidak lebih…
Supaya sukses kita harus berjuang gigih..
Tak mengenal putus asa dan tak kenal letih..
Selalu Rajin berlatih agar sukses bisa kita raih…
Gagal hanyalah lima kata..
Kita tak ingin gagal tentunya..
Maka teruslah melangkah dan berusaha
Bangkitlah setiap kali jatuh melanda..
Raihlah impian gapailah cita-cita….
Tak lupa panjatkanlah doa-doa..
Agar kita diberi pertolongan dan dibimbing-Nya..
Untuk dapat meraih keberhasilan yang bermakna
Hidup di dunia dan di akherat dapat bahagia
Kelak dapat masuk syurga bersama teman-teman tercinta
Dan dijauhkan dari panasnya api neraka
Dalam hidup ini berbuatlah kebaikan terhadap sesama
Agar engkau dimudahkan dalam meraih bahagia
Ikhlaskanlah hati berbaktilah kepada kedua orang tua
Karena tanpa ibu dan bapakmu engkau tak mungkin hidup didunia
Merekalah yang membuatmu tumbuh berkembang dari kecil hingga dewasa
Kasih sayangnya abadi sepanjang masa tidakkah engkau mengerti itu semua
Sungguh rugilah nyata bagi manusia yang durhaka pada kedua orang tua..
Semoga kita tidak termasuk didalamnya sebab nerakalah balasan baginya
Sadarilah itu semua nasehat yang sangat berharga untuk saudaraku tercinta
Janganlah engkau mengabaikannya.. niscaya kau akan menyesal nantinya
Janganlah menunda untuk berbuat baik karena esok belum tentu kita masih ada
Janganlah meremehkan dosa-dosa karena itulah yang kan membuatmu binasa
Takutlah engkau atas siksa dan azab-Nya yang datangnya tak terduga-duga
Bersungguh-sungguhlah dalam melakukan amal kebaikan selama hidup didunia
Sebab di dunia yang fana ini kita hidup hanyalah sementara saja dan tidak lama
Akherat suatu saat pasti akan datang sudahkah kita mempersiapkan bekalnya..
Sebaik-baik bekal yang dapat kita bawa adalah amal sholeh, iman dan taqwa.
Semoga kita mau menyadarinya dan selalu berbuat yang terbaik masa depan kita.
Keinginan, kerja keras dan cerdas
Dunia menulis tetap menjadi dunia yang menarik. Karena disamping menawarkan berbagai peluang. Maka tak heran kalau dalam kursus penulisan, kursus jurnalistik atau kuliah menulis, banyak orang yang ingin menulis atau menjadi penulis. Rata-rata mereka mempunyai keinginan dan cira-cita yang menggebu. Namun, sayangnya ditengah jalan kebanyakan mereka pun menyerah karena tulisannya tidak mampu menembus media massa atau perusahaan penerbit buku. Ketika banyak rintangan mereka tak sabar berproses menuju kesuksesan. Lagi-lagi mereka merasa gagal dan putus asa. Mereka tidak punya konsep bahwa kegagalan adalahh kesuksesan yang tertunda.
Untuk menuju sukses tergantung diri kita sendiri bagaimana memulai dan menjalaninya. Kesuksesan tak bs diwakilkan pada orang lain, tapi harus diraih sendiri. Ingat pepatah, kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Pepatah, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Man jada wa ja da (Barangsiapa yang bersungguh-sungguh akan mendapatkannya. Dibalik kesulitan, ada kemudahan (Al Qur’an). Bagi seorang penulis atau calon penulis pepatah ini patut dipegang teguh agar seseorang percaya diri terhadap apa yang dilakukannya. Artinya, proses perjuangan dan kegigihan untuk menjadi penulis perlu dilakukan sebelum ia mendapatkan kesuksesan. Kerja keras artinya bekerja dengan ilmu, bekerjalah dengan berpikir cerdas. Sukses bukan sekedar nasib atau kebetulan, tetapi ia bentuk dari ganjaran dan keberhasilan bagi orang-orang yang mau berusaha dengan gigih.
Dunia menulis tetap menjadi dunia yang menarik. Karena disamping menawarkan berbagai peluang. Maka tak heran kalau dalam kursus penulisan, kursus jurnalistik atau kuliah menulis, banyak orang yang ingin menulis atau menjadi penulis. Rata-rata mereka mempunyai keinginan dan cira-cita yang menggebu. Namun, sayangnya ditengah jalan kebanyakan mereka pun menyerah karena tulisannya tidak mampu menembus media massa atau perusahaan penerbit buku. Ketika banyak rintangan mereka tak sabar berproses menuju kesuksesan. Lagi-lagi mereka merasa gagal dan putus asa. Mereka tidak punya konsep bahwa kegagalan adalahh kesuksesan yang tertunda.
Untuk menuju sukses tergantung diri kita sendiri bagaimana memulai dan menjalaninya. Kesuksesan tak bs diwakilkan pada orang lain, tapi harus diraih sendiri. Ingat pepatah, kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Pepatah, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Man jada wa ja da (Barangsiapa yang bersungguh-sungguh akan mendapatkannya. Dibalik kesulitan, ada kemudahan (Al Qur’an). Bagi seorang penulis atau calon penulis pepatah ini patut dipegang teguh agar seseorang percaya diri terhadap apa yang dilakukannya. Artinya, proses perjuangan dan kegigihan untuk menjadi penulis perlu dilakukan sebelum ia mendapatkan kesuksesan. Kerja keras artinya bekerja dengan ilmu, bekerjalah dengan berpikir cerdas. Sukses bukan sekedar nasib atau kebetulan, tetapi ia bentuk dari ganjaran dan keberhasilan bagi orang-orang yang mau berusaha dengan gigih.
Kamis, 06 Agustus 2009
Cinta dan Benci karena Allah….
Syaikh Bin Baz mengatakan :
“Termasuk beriman kepada Allah adalah cinta dan benci karena Allah..
Penjelasan :
Ini merupakan Dasar Aqidah Ahlussunnah wal jamaah rahimahullah. Mereka memandang, bahwa seorang mu’min wajib mencintai orang-orang mukmin yang shalih dan membenci orang-orang kafir, munafik dan orang-orang fasik.
Ini merupakan satu cabang-cabang keimanan kepada Allah SWT. Orang yang beriman mencintai orang yang dicintai Allah dan membenci orang yang dibenci Allah. Orang mu’min tidak mengikuti hawa nafsunya dan tidak menjadikan cinta dan bencinya dibangun di atas hawa nafsu, bahkan cinta dan kebenciannya mengikuti kecintaan dan kebencian Allah SWT.
Begitu banyak hadits-hadits yang menunjukkan, bahwa cinta dan benci karena Allah merupakan bagian dari keimanan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Sabda Rasulullah saw : ”Ada tiga perkara yang mana jika terdapat pada seseorang, maka ia telah mendapatkan kelezatan iman. Tiga perkara itu adalah Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya; seseorang yang mencintai orang lain karena Allah; dan seorang yang benci kembali kepada kekufuran, sebagaimana ia benci jika dicampakkan ke dalam api neraka.” (HR. Al Bukhari)
2. Sabda Rasulullah saw : “ Barangsiapa yang cinta karena Allah, benci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka ia telah menyempurnakan imannya.” (HR. Al Bukhari)
Semua orang yang mempersembahkan kecintaannya dan kebenciannya bukan karena Allah, sungguh imannya berkurang, karena kecintaan dan kebenciannya tidak didasarkan pada keimanan kepada Allah dan bukan mencari keridhaan-Nya, bahkan didorong oleh hawa nafsu. Haruslah kita mencintai orang-orang yang shalih dan membenci orang-orang fasik dan orang-orang kafir.
Imam ath Thahawi rahimahullah berkata sebagaimana yang ia nukil dari Abu Hanifah dan kedua shahabatnya,” Kami mencintai orang-orang yang adil dan pemegang amanah; dan kami membenci orang-orang yang zhalim dan tukang khianat.”
Peringatan penting :
Terkadang pada diri seseorang berkumpul antara keimanan dan kefasikan; ketaatan dan kemasiatan; dan sunnah dan bid’ah. Kaidah Ahlussunnah wal jama’ah adalah bahwa kita mencintai orang itu sebatas kebaikan dan ketaatn yang ada pada dirinya, kitapun membencinya sebatas keburukan, kefasikan dan kemaksiatan yang ada pada dirinya, kitapun membenci seperti itu. Kapan saja salah satu dari dua perkara, baik itu kebaikan atau keburukan yang lebih condong dari yang lainnya, maka sebegitu pula kecintaan dan kebencian kita terhadapnya. Ini masalah yang penting, hendaknya diperhatikan.
Syaikh Bin Baz mengatakan :
“Termasuk beriman kepada Allah adalah cinta dan benci karena Allah..
Penjelasan :
Ini merupakan Dasar Aqidah Ahlussunnah wal jamaah rahimahullah. Mereka memandang, bahwa seorang mu’min wajib mencintai orang-orang mukmin yang shalih dan membenci orang-orang kafir, munafik dan orang-orang fasik.
Ini merupakan satu cabang-cabang keimanan kepada Allah SWT. Orang yang beriman mencintai orang yang dicintai Allah dan membenci orang yang dibenci Allah. Orang mu’min tidak mengikuti hawa nafsunya dan tidak menjadikan cinta dan bencinya dibangun di atas hawa nafsu, bahkan cinta dan kebenciannya mengikuti kecintaan dan kebencian Allah SWT.
Begitu banyak hadits-hadits yang menunjukkan, bahwa cinta dan benci karena Allah merupakan bagian dari keimanan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Sabda Rasulullah saw : ”Ada tiga perkara yang mana jika terdapat pada seseorang, maka ia telah mendapatkan kelezatan iman. Tiga perkara itu adalah Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya; seseorang yang mencintai orang lain karena Allah; dan seorang yang benci kembali kepada kekufuran, sebagaimana ia benci jika dicampakkan ke dalam api neraka.” (HR. Al Bukhari)
2. Sabda Rasulullah saw : “ Barangsiapa yang cinta karena Allah, benci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka ia telah menyempurnakan imannya.” (HR. Al Bukhari)
Semua orang yang mempersembahkan kecintaannya dan kebenciannya bukan karena Allah, sungguh imannya berkurang, karena kecintaan dan kebenciannya tidak didasarkan pada keimanan kepada Allah dan bukan mencari keridhaan-Nya, bahkan didorong oleh hawa nafsu. Haruslah kita mencintai orang-orang yang shalih dan membenci orang-orang fasik dan orang-orang kafir.
Imam ath Thahawi rahimahullah berkata sebagaimana yang ia nukil dari Abu Hanifah dan kedua shahabatnya,” Kami mencintai orang-orang yang adil dan pemegang amanah; dan kami membenci orang-orang yang zhalim dan tukang khianat.”
Peringatan penting :
Terkadang pada diri seseorang berkumpul antara keimanan dan kefasikan; ketaatan dan kemasiatan; dan sunnah dan bid’ah. Kaidah Ahlussunnah wal jama’ah adalah bahwa kita mencintai orang itu sebatas kebaikan dan ketaatn yang ada pada dirinya, kitapun membencinya sebatas keburukan, kefasikan dan kemaksiatan yang ada pada dirinya, kitapun membenci seperti itu. Kapan saja salah satu dari dua perkara, baik itu kebaikan atau keburukan yang lebih condong dari yang lainnya, maka sebegitu pula kecintaan dan kebencian kita terhadapnya. Ini masalah yang penting, hendaknya diperhatikan.
Langganan:
Postingan (Atom)